Anggota DPR MPR RI Wenny Haryanto: Empat Pilar Harus Dijaga, Berdiri dan Kokoh

oleh -19 Dilihat
oleh
Sosialisasi 4 pilar MPR RI di Ponpes Vocation Al'Mamun Sawangan Depok.

DEPOK, SINDE – Anggota DPR MPR RI Dapil Kota Depok dan Kota Bekasi Wenny Haryanto menjadi nara sumber kegiatan sosialisasi 4 pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di Ponpes Vocational Al’Mamun, Sawangan Depok, belum lama ini.

Dalam paparannya Wenny Haryanto mengatakan empat pilar sebagai pondasi negara yang sangat penting dan harus dijalankan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Memahami dan menumbuhkan 4 pilar kebangsaan sangatlah penting, yang menjadi indentitas negara Indonesia. Karena itu empat pilar harus tetap dijaga, berdiri dan kokoh,” jelasnya.

Politisi Golkar yang duduk di Komisi IX DPR RI tersebut juga mengatakan, setiap anggota MPR RI diwajibkan turun ke daerah pemilihannya masing-masing untuk melakukan sosialisasi 4 pilar kebangsaan ke masyarakat khususnya para generasi penerus bangsa.

“Saya berharap empat pilar kebangsaan menjadi penguatan bersama, agar dapat dipahami dan diaktualisasikan oleh seluruh elemen masyarakat khususnya kepada santri dan santriwati di Ponpes Vocational Al’Mamun,” ujar Wenny.

Wenny pun menjelaskan tentang Pancasila merupakan dasar ideologi Negara Indonesia.

“Indonesia mempunyai dasar ideologi yakni Pancasila. Misalnya paham HTI seperti khilafah itu namanya makar, dan aksi radikalisme, anarkis, aksi bom bunuh diri, aksi tawuran, dan lainnya. Itu semua tidak sesuai dengan dasar dan ideologi Pancasila, dan itu jelas bertentangan,” jelas Wenny.

Lalu, Bhineka Tunggal Ika yang merupakan semboyan bangsa Indonesia. Dikatakannya, masyarakat di Negara Indonesia berbeda-beda, namun tetap satu.

“Pengertiannya maupun berbeda-beda, tapi tetap satu. Bangsa Indonesia terdiri dari beragam suku, budaya, bahasa, namun dilebur menjadi satu. Untuk itu, kita sebagai masyarakat bangsa Indonesia harus kuat terhadap serangan dan paham-paham radikalisme dan upaya memecah belah bangsa,” paparnya.

Di lokasi yang sama Tokoh masyarakat Kota Depok H. Asnawi yang berkesempatan hadir dalam kegiatan Sosialisasi tersebut melanjutkan tentang pentingnya Pilar UUD 1945 dan NKRI.

Baca Juga:   PLN Pastikan SPKLU Siap Layani Pemudik

Dikatakannya, empat pilar MPR RI merupakan suatu pondasi utama yang tak bisa dipisahkan dari bangsa Indonesia. Tentang kepemimpinan negara, pendidikan, kesehatan, aturan kesehatan, dan lainnya di negara Kesatuan Indonesia telah disatukan di dalam UUD 1945.

“UUD 1945 ikatan perbedaan bangsa. Tujuannya untuk mengatur yang hidup di negara Indonesia. Diatur semuanya di UUD 1945. Seperti kepemimpinan negara, pendidikan, kesehatan, aturan kesehatan, tentang beribu masalah lain di negara Kesatuan Negara Indonesia, lalu disatukan di dalam UUD 1945,” ujarnya.

“Semua telah diatur dalam UUD, agar semua hak dan kewajiban sama diikat dalam UUD 1945. Maka kehidupan akan nyaman dan damai, tidak ada yang merasa jadi hebat. Tatap ada aturan di dalam UUD 1945. Misalnya, kepemimpinan diatur dalam UUD 1945. Tidak boleh hidup seenaknya, agar masyarakat tertib,” jelasnya.

Selanjutnya NKRI, merupakan bentuk negara yang sudah final. NKRI adalah bagian tak terpisahkan sebagai alat pemersatu bangsa yang tertuang dalam empat pilar MPR RI.

“Hanya ada 6 agama yang diakui negara kita, dari ratusan agama yg tidak diakui pemerintah. Kalau tidak direkat dengan kesatuan pasti terpecah-pecah,” terangnya.

Sementara itu, Lurah Sawangan Dedeh Ruyatma memberi mengapresiasi setinggi-tingginya kegiatan 4 pilar kebangsaan yang dilaksanakan Anggota DPR MPR RI Wenny Haryanto. Dikatakannya, 4 pilar sangat penting terus disosialisasikan kepada masyarakat terlebih sasarannya diberikan kepada santri dan santriwati khususnya di wilayah sawangan Kota Depok.

“Saya sangat apresiasi setinggi tingginya atas kegiatan 4 pilar Anggota DPR MPR RI Ibu Wenny Haryanto ini khususnya yang digelar di wilayah Kelurahan Sawangan,” singkatnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Yayasan
Ponpes Vocational Al’Mamun DR. KH. Ahmad Sujadi, Perwakilan Kecamatan Sawangan Wawan, Tokoh Agm Abdul Latief, Tokoh Masyarakat, Kader PKK, para Ketua RT RW beserta para santri dan santriwati Ponpes Al’Mamun.

(Bambang banguntopo/SINDE)



No More Posts Available.

No more pages to load.