Home / Jabodetabek / Kasatlantas Polres Metro Depok Sebut Perpanjang SIM Sudah Sesuai Prosedur
Sejumlah masyarakat beraktifitas di loket pengurusan SIM Polres Metro Depok.

Kasatlantas Polres Metro Depok Sebut Perpanjang SIM Sudah Sesuai Prosedur

DEPOK, SINDE – Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok Ajun Komisaris Besar Bonifacius Surano membantah adanya praktik pungutan liar atau pungli dalam pengurusan perpanjangan SIM A seperti yang viral di media sosial.

Ia mengatakan harga yang ditetapkan pada perpanjangan SIM di wilayah hukum Polres Metro Depok telah menggunakan acuan PP 60 tahun 2016 dan Perpol nomor 5 tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi.

“Biaya-biayanya sudah diatur oleh Perpol 5 tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi,” kata Boni Selasa (6/12/2022).

Boni menjelaskan, dalam kasus dugaan pungli yang viral di media sosial, menurut dia, sang pemohon perpanjangan SIM A telah dianjurkan untuk membayar sesuai prosedur.

“PNBP SIM A Rp 80 ribu, tes kesehatan Rp 25 ribu, tes psikologi Rp 60 ribu dan asuransi Rp 50 ribu, total Rp 215 ribu,” kata Boni.

Boni mengatakan, total nominal itu wajib dibayar oleh pemohon perpanjangan SIM A, kecuali untuk biaya asuransi yang tidak diwajibkan.

“Biaya asuransi ditentukan oleh pihak asuransi Bhakti Bhayangkara selaku pengampu asuransi dalam SIM. Namun, biaya asuransi tidak diwajibkan alias opsional,” kata Boni.

Diketahui, bantahan kasat lantas tersebut setelah viral cuitan dugaan pungutan liar atau pungli pengurusan perpanjangan SIM A di Polres Metro Depok dihapus oleh pemilik akun @disinisadat.

Belum diketahui alasan pemilik akun menghapus cuitan tersebut, hanya ada ungkapan permohonan maaf. “Kawan-kawan, karena sesuatu dan lain hal, mohon izin twit soal biaya perpanjangan SIM-nya saya hapus, ya,” tulis akun Twitter @disinisadat.

Cuitan @disinisadat sempat viral pada Senin 5 Desember 2022. Saat itu ia mengadu menjadi korban pungutuan liar atau pungli saat mengurus perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) A di Satlantas Polres Metro Depok. Ia menilai biaya perpanjangan SIM di Polres Depok tidak transparan.

Baca Juga:   Piaggio Indonesia Buka Dealer Baru di Juanda Depok, Ada Layanan Istimewa

Cuitan @disinisadat pun turut menandai akun twitter Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sadat kaget mendengar nominal biaya yang harus dibayarnya saat perpanjangan SIM A, karena jika dikalkulasikan biaya yang harus dikeluarkan mencapai kurang lebih Rp 260 ribu, sementara yang dia ketahui berdasar referensi yang dimilikinya, seharusnya total biaya hanya kurang lebih Rp 140 ribu.

“Sebenarnya kalo selisih biaya normal vs pungli hanya Rp 50 ribu gue masih ok aja sih, tapi ini Rp 120 ribu loh. Rp 260 ribu buat sekedar perpanjangan SIM + ngurus sendiri pula terlampau mahal sih menurut gue,” kata Sadat.

(Tmp/SINDE)


Baca juga

PT. Tirta Asasta Depok (Perseroda) Umumkan Penyesuaian Tarif

DEPOK, SINDE – Kali ini  PT. Tirta Asasta Depok (Perseroda) akan melakukan penyesuaian tarif pemakaian air …