Home / Lain-lain / Kegiatan DLHK Dikawal Kejari Depok
Dikawal : MoU DLHK Kota Depok dan Kejari Depok Tahun 2019.

Kegiatan DLHK Dikawal Kejari Depok

Depok – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok tentang penanganan hukum dengan Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Perjanjian kerjasama yang digelar di aula Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok itu, dihadiri Kajari Depok Sufari, Kepala DLHK Kota Depok Etty Suryahati, Kasi Datun, Neneng Rahmadini, Kasubsi Perdata Bidang Datun Riza Dona, Sekdis DLHK, H. Ridwan, Kasi Dinas DLHK Pramudia beserta jajaran bidang Datun lainnya.

Kepala DLHK Kota Depok Etty Suryahati mengatakan, penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilakukan terkait bantuan penanganan hukum yang diberikan bidang Datun Kejari Depok. Kata dia, bantuan penanganan hukum tersebut untuk kegiatan DLHK di Tahun 2019.

“Kerjasama ini perihal bantuan penanganan hukum yang diberikan oleh Kejari Depok kepada DLHK. Bantuan umumnya pada kegiatan-kegiatan DLHK tahun ini,” jelas Etty Suryahati kepada Sinde, kemarin.

Dijelaskan Etty sapaan akrabnya, kegiatan DLHK tahun 2019 lebih pencapaian target pembangunan taman sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Selain itu, program pengolahan dan penanganan pembuangan sampah di TPA Nambo.

“Insyaallah, adanya kerjasama bantuan Kejari Depok ini untuk mengawal setiap kegiatan yang dilakukan DLHK Depok. Biasanya bila muncul kendala kegiatan di DLHK. Artinya, tidak mulus diawal, belum sosialisasi kegiatan sudah ada penolakan,” ujarnya.

Etty pun menargetkan kegiatan penanganan Depok bebas sampah di tahun 2025 harus tercapai. Karenanya, peran serta masyarakat untuk mengurangi sampah menjadi sangat penting. Melalui pengolahan sampah menjadi pupuk kompos maupun menjadi listrik sedang dijalankan DLHK.

Baca Juga:   Koramil 03/Sukmajaya Depok Door to Door Bagikan Paket Sembako ke Warga

“Pada intinya 2025 Depok harus bebas sampai, sesuai dengan program presiden Jokowi. Makanya tanggal 1 Maret kemarin, Depok mencanangkan hari peduli sampah. Upaya penanganan lain, peran masyarakat dapat memanfaatkan sampah penting. Tujuannya agar semua program maupun kegiatan dapat berjalan baik dan sesuai harapan,” ucap Etty.

Di lokasi yang sama, Kajari Depok Sufari mengatakan, peroanjangan perjanjian kerjasama (MoU) ini merupakan bentuk pelayanan dari Kejari Depok. Selain itu, dalam upaya mensukseskan program menuju zona integritas Kejaksaan, sebagai wilayah bersih korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM).

“Jadi adanya Mou ini tepat, karena merupakan bemtuk pelayanan kami. Untuk itu, kita selalu antisipasi dan mengatasi bila terjadi penyimpangan-penyimpangan. Semua ini bentuk pelayanan kerjasama yang telah dilakukan dengan DLHK,” papar Sufari.

Disamping itu, langkah DLHK melakukan kerjasama ini merupakan bentuk kepercayaan kepada Kejari Depok khususnya bidang Datun. Oleh sebab itu, bentuk apresiasi yang tinggi diberikan kepada DLHK Kota Depok.

Disisi lain, lanjut Sufari, perjanjian kerjasama ini agar setiap pembangunan maupun kegiatan DLHK dapat terealisasi dengan baik, yang diharapkan serapan anggaran dapat maksimal.

“Bentuk kepercayaan kepada kami ini, saya berikan apresiasi yang tinggi. Tentu, niat baik ini harus dipertahankan, bahkan semakin ditingkatkan,” tambah Sufari.

“Mari kita menghindari terjadinya persoalan hukum. Karena itu adanya perjanjian kerjasama ini minimal terhindari persoalan maupun permasalahan hukum, karena kita lindungi dan kita jaga. Dan jangan ada dusta diantara kita,” tutup Sufari.

(ndra/po/sinde)

Baca juga

Olahraga Bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok

Kajari Depok ditaklukan Kasi Pidum

SINDE – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Depok Yudi Triyadi ditaklukan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi …