Home / Jabodetabek / PDAM Depok Maksimalkan Penggunaan Data Logger
PDAM Tirta Asasta Kota Depok kini memaksimalkan penggunaan Data Logger.

PDAM Depok Maksimalkan Penggunaan Data Logger

DEPOK, SINARDEPOK.COM – PDAM Tirta Asasta Kota Depok kini memaksimalkan penggunaan Data Logger yaitu sebuah alat elektronik dengan daya penghantar berupa baterai yang digunakan untuk mencatat data dari waktu ke waktu yang terintegrasi dengan sensor data instrument. Sehingga data logging bisa dilihat melalui komputer.

Direktur Operasional Tirta Asasta Depok, Sudirman S.T, mengatakan perangkat tersebut dapat memberikan informasi berupa data tekanan, debit air, dan angka meter. Data itu berguna untuk memantau parameter air yang menuju dan masuk ke lokasi-lokasi yang menjadi prioritas pemantauan jaringan air Tirta Asasta yang sulit dijangkau untuk dapat dipantau secara intensif selama 24 jam.

“Tirta Asasta saat ini memliki total 29 logger. Sembilan belas unit berstatus aktif, tujuh dalam perbaikan dan 3 masih tersedia”, ungkap Sudirman.

Adapun 19 unit yang berstatus aktif telah dialokasikan pada sejumlah titik seperti Cinere Resort, ITC, pelanggan Non-Domestik dan beberapa titik lainnya yang dinilai memerlukan pemantauan. Pemantauan ini akan memaksimalkan layanan Tirta Asasta kepada para pelanggan sesuai dengan Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas (K3). Tirta Asasta merencanakan pengadaan Data Logger untuk setiap Meter Induk yang dimiliki.

Melalui perangkat ini, Tirta Asasta dapat melakukan penyeimbangan data antara data rekening yang ditagihkan dengan total air yang dikeluarkan, tidak hanya itu perangkat ini juga memberikan data-data yang kemudian dapat digunakan untuk melakukan perawatan, analisa hingga pengambilan kebijakan yang tepat bagi manajemen.

Baca Juga:   KPU Depok Hadiri Apel Kesiapan Pilkada 2020, Nana: Ayo Bersama Ciptakan Suasana Kondusif

Selain Data Logger, Tirta Asasta juga menempatkan Remote Terminal Unit (RTU) pada setiap Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dimiliki Tirta Asasta. Tercatat saat ini terdapat 2 unit RTU pada IPA Legong, 2 unit RTU pada IPA Citayam dan 1 unit RTU pada IPA Duser yang ditempatkan untuk memantau tidak hanya tekanan, debit air, angka meter tetapi juga level reservoir, tingkat kekeruhan, sisa chlor dan status pompa. RTU sendiri memiliki kemampuan pembacaan yang lebih tinggi dikarenakan RTU memperoleh daya melalui daya listrik sehingga semakin banyak data yang didapatkan melalui perangkat ini.

(hum/SINDE)


Baca juga

Wenny Haryanto: Pembangunan Depok Tertinggal dari Bekasi

DEPOK, SINDE – Momentum HUT 23 Tahun Kota Depok yang jatuh pada 27 April, PWI …