Pelaku Pelecehan Seksual Masih Berkeliaran, Pihak Keluarga Harap Polres Depok Cepat Amankan Pelaku

oleh -31 Dilihat
oleh
ilustrasi

DEPOK, SINDE – Pelecehan seksual yang di alami dua kakak-adik yang masih di bawah umur berinisial M (16) dan E (14) oleh ayah tirinya (HL) di Depok, memasuki babak baru.

Pihak Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Depok telah memanggil kedua korban guna memberi keterangan beberapa waktu lalu.

DN (47) bibi korban pada Sabtu (1/7) juga hadir dalam panggilan PPA Polres Depok untuk memberikan keterangan serta memberikan informasi yang diperlukan penyidik.

“Ya saya di panggil sama penyidik nanti siang. Saya akan berikan informasi yang saya tau kepada penyidik,” ujar DN, Sabtu (1/7/2023).

DN menjelaskan, pihak keluarga korban sangat cemas dengan permasalahan ini. Gimana tidak, si pelaku sampai saat ini masih menghirup udara segar dan belum diamankan.

DN berharap, semoga sehabis dirinya memberi keterangan kepada penyidik, Polres Depok bisa bergerak dan memburu pelaku untuk pengamanan terlebih dahulu. Dimana, lanjut DN, hatinya merasa tidak tenang dengan keadaan pelaku yang masih berkeliaran.

“Kami, sangat cemas sebagai keluarga, sebab pelaku belum juga diamankan. Saya takut terjadi hal hal yang tidak di inginkan,” ungkap DN di Polres Depok

“Saya harap Polres Depok segera mencari pelaku dan diamankan, setelah itu di adili serta dihukum seadil adilnya,” harapnya.

Diketahui, kakak beradik berinisial M (16 tahun) dan E (14 tahun) menjadi korban pencabulan oleh ayah tirinya, yang sudah berlangsung selama hampir satu tahun lamanya.

Baca Juga:   Terdakwa Penipuan Jual Beli Tanah┬áNenek Arpah Dituntut 2 Tahun Penjara di PN Depok

Selain mencabuli kedua anaknya, ayah tiri bejat di Depok ini juga sering memperlihatkan kemaluannya kepada kedua putri tirinya tersebut.

Bibi korban DN (47 tahun) mengatakan bahwa kini kedua bocah malah itu berada di rumah tantenya dan dalam kondisi trauma.

Hingga berita ditayangkan, sinardepok.com masih berupaya meminta keterangan dari Polres Metro Depok.

(Guntur/Sinde)

No More Posts Available.

No more pages to load.