Pemkot Depok Launching Modul SPN Huruf Braile

oleh
Wali Kota Depok Mohammad Idris menyerahkan modul huruf braile kepada peserta Sekolah Pra Nikah saat Apel Pagi di Halaman Balai Kota Depok, Senin (11/12/23). (Foto: Diskominfo)

Depok, SINDE – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok meluncurkan modul Sekolah Pra Nikah (SPN) Huruf Braile.

Ini merupakan salah satu upaya dan bentuk fasilitas yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kepada peserta SPN khususnya kaum disabilitas.

“Kami ingin SPN bisa diakses kaum muda yang siap menikah termasuk disabilitas. Mereka sama dengan kita, sama-sama punya rencana menikah dan perlu dibekali dengan SPN. Untuk itu, kami launching modul ini sebagai acuan dalam memberikan SPN,” kata Kepala DP3AP2KB Nessi Anisa Handari, usai launching Modul SPN Huruf Braile yang juga dirangkai dengan apel pagi, di Halaman Balai Kota Depok, Senin (11/12/23).

Nessi menyebut, ada 10 peserta disabilitas dengan tuna netra yang mengikuti SPN pada Angkatan terakhir atau 40. Ada juga peserta tuna rungu, tuna wicara dan disabilitas lainnya.

“Peserta selain tuna netra masih bisa mengikuti modul dengan huruf biasa. Namun khusus yang tuna netra kami bekali dengan modul huruf braile ini. Jadi tetap bisa ikut sebagai peserta,”ucapnya.

Dijelaskannya, Modul Huruf Braile ini merupakan program pengembangan inovasi SPN dari DP3AP2KB bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI).

Dia berharap dengan adanya modul ini, seluruh masyarakat dengan kondisi apapun bisa ikut menyukseskan program SPN.

“Kami ingin program SPN ini bisa dimanfaatkan seluruh kalangan. Jadi tidak ada diskriminasi semua golongan bisa ikut,” tutupnya.

Baca Juga:   DP3AP2KB Kota Depok Perkuat Petugas Lapangan PEKKA

No More Posts Available.

No more pages to load.