Perkuat TRC Perlindungan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Depok Gelar Rakor

oleh
Rapat Koordinasi TRC Perlindungan Perempuan dan Anak Tahun 2023 yang digelar Aula Sapa Saba Gedung Dibaleka 1. (Foto: Humas Depok)

Depok, SINDE – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok melakukan evaluasi terdapat penanganan kasus kekerasan kepada perempuan dan anak oleh beberapa perangkat daerah terkait.

Evaluasi tersebut dikemas melalui Rapat Koordinasi (rakor) Tim Respon Cepat (TRC) Perlindungan Perempuan dan Anak Tahun 2023 yang digelar Aula Sapa Saba Gedung Dibaleka 1, Kamis (21/12/23).

Kepala DP3AP2KB Kota Depok, Nessi Annisa Handari menjelaskan rakor dilakukan sebagai langkah evaluasi terhadap sejumlah kasus yang mungkin terjadi dan telah ditangani oleh perangkat daerah. Fokus evaluasi melibatkan sektor pendidikan dengan penilaian terhadap upaya berbagai perangkat daerah seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan lainnya yang tergabung didalam TRC.

“Jadi bagaimana PD maupun TRC kolaborasinya dengan kami. Demikian pula, bagaimana perhatian diberikan pada upaya penanggulangan kasus kekerasan oleh Dinas Kesehatan, termasuk laporan ke puskesmas dan penanganan di rumah sakit dibahas dalam rakor ini,” katanya kepada berita.depok.go.id.

Lebih lanjut, evaluasi juga melibatkan Dinas Sosial untuk menyelesaikan kasus-kasus yang berkaitan dengan permasalahan sosial, seperti anak-anak jalanan atau terlantar. Tujuannya adalah mencari solusi yang holistik.

“Kami berupaya memperkuat tim dari berbagai sisi, baik di rumah maupun di tempat-tempat di mana perempuan dan anak-anak beraktivitas. Harapannya, melalui berbagai solusi yang dihasilkan hari ini, kita dapat memperkuat tim penanganan kasus kekerasan anak untuk mencapai program yang lebih baik pada tahun 2024,” tutupnya.

Baca Juga:   Ketua DPRD Bangga Kepada Paskibra Kota Depok, Ini Alasannya

No More Posts Available.

No more pages to load.