Home / Jabodetabek / Programnya Realistis dan Tak Muluk-muluk, Idris: Jangan Buat APBD Depok Bangkrut
Kunjungan politik calon Wali Kota Depok Mohammad Idris di wilayah Kelurahan Pengasinan, Sawangan Depok, Minggu (15/11/2020).

Programnya Realistis dan Tak Muluk-muluk, Idris: Jangan Buat APBD Depok Bangkrut

sinardepok.com – Calon Wali Kota Depok Mohammad Idris menyampaikan, agar masyarakat Kota Depok lebih cermat dan menelaah program yang ditawarkan setiap pasangan calon (Paslon). Misalnya, program yang realistis perihal kesehatan gratis.

“Masyarakat Depok harus pintar dan cermat. Jika Paslon keluarkan program kesehatan gratis, tengok apakah program itu realistis atau tidak. Jadi jangan buat APBD Kota Depok bangkrut,” kata Idris saat melakukan kunjungan politik di wilayah Kelurahan Pengasinan, Sawangan Depok, Minggu (15/11/2020).

Sedangkan salah satu program yang telah disiapkan paslon Idris-Imam adalah pemberian beasiswa bagi warga miskin. Terlebih, lanjut Idris, dampak pandemi Covid-19 banyak membuat warga yang kehilangan pekerjaan, dan memunculkan warga miskin baru.

“Kami sudah menganalisa termasuk para dewan yang sudah memahami anggaran. Jangan tergiur dengan janji kampanye yang muluk-muluk, jangan mudah tergiur,” sebut calon petahana Wali Kota Depok tersebut.

Selain itu, setiap pasangan calon (Paslon) atau tim sukses (Timses) jangan mudah manfaatkan bantuan Presiden untuk kampanye. Sebab, bantuan presiden tersebut untuk rakyat, dan menggunakan uang rakyat yang berhak menikmatinya.

“Jika masyarakat terima bantuan uang atau sembako Presiden, ya kita harus berterimakasih kepada Presiden. Jadi, jangan mengklaim bantuan presiden itu berasal dari Partai,” jelas Idris.

(po/ki/SINDE)

Baca Juga:   Pilkada Depok, Giliran Kader Golkar Sawangan yang Pindah Ke Lain Hati

Baca juga

Pengamat : Debat Pilkada Depok, Paslon Idris-Imam Jauh Lebih Unggul

Sinardepok.com – Pengamat Politik Political and Public Policy Studies, Jerry Massie, menyebut pasangan calon (Paslon) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *