Home / Jabodetabek / Truk Pengangkut Tanah Sering Mondar-mandir, Penyebab Jalan KSU Amblas
Bahaya : Sebuah mobil melintasi Jalan Raya KSU Parung Serab Tirtajaya, yang amblas.

Truk Pengangkut Tanah Sering Mondar-mandir, Penyebab Jalan KSU Amblas

Depok – Aktifitas truk pengangkut tanah yang lalu lalang melintas di jalan Raya Parung Serab Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, dikeluhkan warga.

Pasalnya, keluhan warga itu muncul akibat truk-truk tersebut telah menyebabkan ruas jalan raya KSU Parung Serab mengalami amblas yang titiknya di ujung tanjakan atau tepat seberang TPU Lemperes.

“Jalan itu mulai amblas sekitar tiga Minggu yang lalu, pak. Gimana gak amblas, tiap hari truk-truk mondar mandir jalan ini. bahkan, gak tanggung-tanggung tanah yang diangkut truk dah kayak gunung. Pastinya beban truk itu bisa mencapai puluhan ton,” kata Husni kepada wartawan Sinde, Senin (18/2/2019) sore.

Husni yang juga warga RT01/01 Tirtajaya membeberkan, lokasi jalan yang amblas tak hanya terdapat terdapat di tanjakan depan TPU Lemperes. Akan tetapi, di sejumlah titik jalan lain kondisinya juga mulai terlihat retakan yang berpotensi akan amblas. Pastinya, di titik-titik jalan amblas itu akibat mulai dilintasi truk pengangkut tanah tersebut.

Disebutkan Husni, jalan amblas di titik ujung tanjakan TPU makam lemperes menuju ke Jalan Tole Iskandar, panjangnya kurang lebih empat meter, dengan lebar 1 meter.

“Ini baru satu titik saja jalan yang terlihat amblas. Amblasnya jalan terlihat dari aspal yang turun dan tidak sejajar dari permukaan jalan,” ungkap Husni.

 

Gak Berijin : Antrean truk pengangkut tanah di lokasi galian dan perugan tanah desa Parung Serab RW 05 Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya Depok.

 

Keluhan lain dikatakan Budiman seorang pengendara motor yang mengaku sangat terganggu dengan seringnya aktifitas truk pengangkut tanah di Jalan Raya KSU/RRI Parung Serab. Dikarenakan, setiap harinya kondisi jalan kadang kondisinya licin maupun debu tanah.

Baca Juga:   5 Raperda Disahkan DPRD Depok, Berikut Poin-poinnya...

“Serba salah, Mas. Jika hujan jalan pasti licin, kotor juga becek akibat tumpahan tanah yang tercecer ke jalan. Kalau kondisi panas atau cerah tanah mengering yang munculkan debu yang sangat mengganggu pandangan saat berkendara, terutama motor,” ungkap Budiman.

Sebelumnya diletahui, truk pengangkut tanah tersebut, nyaris menyebabkan nyawa seorang warga melayang akibat tertimpa pohon mangga. Pohon mangga itu tumbang setelah dihajar truk yang berjalan ugal-ugalan.

(ndra/po/sinde)

Baca juga

Olahraga Bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok

Kajari Depok ditaklukan Kasi Pidum

SINDE – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Depok Yudi Triyadi ditaklukan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi …