Home / Lain-lain / Wenny Haryanto Sosialisasi Empat Pilar kepada Para Santri
Anggota DPR RI Komisi IX Wenny Haryanto gelar sosialisasi 4 pilar, beberapa waktu lalu.

Wenny Haryanto Sosialisasi Empat Pilar kepada Para Santri

SinarDepok.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Wenny Haryanto melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan terhadap para santri di Yayasan Pembangunan ARRIDHO Jalan H. Abdul Ghani Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Kementrian Agama Kota Depok Asnawi, Ketua Yayasan Pembangunan ARRIDHO, Ahmad Buchori, beserta puluhan guru dan santri.

Dalam kesempatan itu, Wenny mengatakan para santri perlu diberikan pemahaman empat pilar kebangsaan, secara terus-menerus, agar dalam menghadapi masa depan bangsa ini akan semakin tegak dan kokoh dalam berbangsa dan bernegara menuju cita-cita proklamasi.

“Menumbuhkan nilai-nilai agama dan nilai-nilai keakraban sosial. Hal itu sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Karenanya, generasi muda khususnya para santri diberikan pemahaman empat pilar secara kontinyu, ” ungkap politisi Golkar dari Komisi IX DPR RI tersebut.

Wenny menilai, sebagai lembaga legislatif negara terus berusaha menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan dan rasa nasionalisme, sesuai semangat proklamasi kemerdekaan RI tahun 1945.

Salah satunya dengan terus menyosialisasikan Empat Pilar MPR RI, Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI 1945 sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk Negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Selain itu, tujuan sosialisasi empat pilar untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya seluruh penyelenggara Pemerintah dan masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

“Selain membangun komunikasi efektif dengan masyarakat, juga bertujuan memasyarakatkan sikap dan perilaku, tentang pentingnya penyelenggaraan kehidupan berkonstitusi melalui pemahaman aturan dasar negara,” ulasnya.

Baca Juga:   Wenny Haryanto Sebar Ribuan Sembako di Depok dan Bekasi

Wenny selaku anggota DPR RI yang terpilih dari dapil itu menyatakan, setiap anggota MPR RI, diwajibkan turun ke daerah pemilihannya masing-masing untuk melakukan sosialisasi tersebut ke masyarakat. Ini lantaran rasa dan nilai kebangsaan di masyarakat dirasa telah mulai terkikis. Atas kondisi itu, Wenny melihat perlu kembali menanamkan empat pilar ini, karena secara nasional rasa dan nilai kebangsaan ini telah terkikis.

“Diharapkan empat pilar kebangsaan menjadi penguatan bersama, agar dapat dipahami dan diaktualisasikan oleh seluruh elemen masyarakat, melalui kegiatan ini dapat membentuk manusia Indonesia berkualitas, maju, unggul, berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi, sebagai modal utama dalam pembangunan bangsa,” ujar Wenny.

Sementara Kepala Kementerian Agama Kota Depok, Asnawi menyampaikan, bahwa sosialisasi 4 pilar sangat perlu disampaikan dan diwujudkan terutama kepada generasi penerus bangsa.

Ideologi transnasional yang membonceng kemajuan teknologi informasi terus berkembang secara masif menghancurkan generasi muda Indonesia. Ideologi tersebut adalah liberalisme dan fundamentalisme pasar serta fundamentalisme agama.

“Jika generasi muda sebagai aset bangsa sudah rusak pola pikirnya, maka pupuslah harapan bangsa Indonesia untuk memiliki pemimpin masa depan yang baik di masa mendatang,” tambah Asnawi.

“Jadi, sosialisasi 4 pilar ini sangat bagus diserukan kepada generasi muda sebagai penerus bangsa dan harus diwujudkan,” terangnya.

Dalam kegiatan sosialisasi 4 pilar tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran Pemerintah. Diantaranya, menjalankan protokol kesehatan dengan cuci tangan, jaga jarak dan menggunakan masker.

(po/SINDE)

Baca juga

Kunjungan Kerja, Anggota Komisi IX DPR RI Tinjau BLK Ponpes ARRIDHO Depok

SinarDepok.com – Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) di balai latihan kerja (BLK) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *