Home / Jabodetabek / Wenny : Jangan Pakai Plastik Hitam untuk Bungkus Gorengan
Anggota DPR RI Dra. Hj. Wenny Haryanto, SH hadiri kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan bersama BPOM dan tokoh masyarakat di Depok, Kamis (13/10/2022).

Wenny : Jangan Pakai Plastik Hitam untuk Bungkus Gorengan

DEPOK, SINDE – Plastik kresek hitam sering digunakan pedagang, baik itu gorengan maupun jajanan lain. Namun, jangan sampai plastik itu langsung menyentuh makanan.

“Plastik hitam itu sebenarnya merupakan plastik daur ulang, yang bahan dasar campurannya dari berbagai macam plastik,” kata anggota Komisi IX DPR RI Dra. Hj. Wenny Haryanto, SH saat menjadi pembicara dalam kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan bersama BPOM dan tokoh masyarakat di Depok, Kamis (13/10/2022).

Ia menjelaskan, penggunaan plastik hitam itu tak disarankan sebagai wadah primer yang menyentuh langsung makanan, baik itu makanan yang bentuknya padat atau cair, maupun suhunya yang panas atau dingin.

Wenny mencontohkan, tukang gorengan yang biasanya menggunakan plastik hitam atau berwarna untuk membungkus dagangannya, sebaiknya menggunakan plastik putih terlebih dahulu. Baru di luarnya menggunakan wadah plastik berwarna.

“Kan bahan dasar (plastik hitam) kita tidak tahu apa itu. Apakah itu dari plastik yang dikumpulkan dari bekas pestisida, pembungkus limbah rumah sakit yang banyak mikroorganismenya atau untuk simpan logam berat. Ini semua bisa dicampur sehingga latar belakangnya tidak tahu,” jelas Politisi partai Golkar tersebut.

Menurutnya, plastik berwarna hitam atau yang mencolok lainnya sebenarnya berasal dari plastik primer yang didaur ulang. Agar lebih aman, Wenny menganjurkan menggunakan plastik yang warnanya tidak mencolok.

Baca Juga:   Pemkot Depok Gerak Cepat Dampingi Korban Pemerkosaan di Bawah Umur

“Kalau warna mencolok itu sengaja ditambah, kenapa? Untuk menutupi warna plastik yang sebenarnya. Mungkin warnanya campuran. Yang putih masih murni, bukan daur ulang. Masih awal,” katanya.

Wenny menyarankan, gunakan plastik putih jika langsung menyentuh makanan (wadah primer). Apabila hanya ada plastik hitam, maka hanya bisa digunakan sebagai wadah sekunder.

“Plastik hitam jangan kontak langsung dengan pangan. Kalau kontak langsung diharuskan warna putih,” ujarnya.

Wenny menjelaskan, soal plastik selama ini memang belum ditemukan hal-hal yang membahayakan konsumen. Namun, alangkah baiknya menghindari menggunakan plastik hitam sebagai wadah primer untuk makanan.

“Selain gorengan atau jajanan lain, kantong kresek hitam juga tak dianjurkan digunakan untuk membungkus daging kurban,” imbuhnya.

(po/SINDE)


Baca juga

Wali Kota Depok Resmikan Rehabilitasi 11 Kantor Pemerintahan

DEPOK, SINDE – Wali Kota Depok, Mohammad Idris meresmikan 11 gedung pemerintahan tingkat kecamatan dan …